spot_img

PDAM Bandarmasih telah capai usia 49 tahun dengan sejarah berdirinya yang panjang dari tahun 1973 (2)

KALSEL TODAY – Tahun 2010 dimulainya proyek rehabilitasi dan peningkatan kapasitas IPA.II jalan pramuka Eks Itali d ari 500 liter per detik menjadi 1.000 liter per detik serta pembangunan reservoir kapasitas 10.000 meter kubik di IPA Pramuka.

Lalu, tahun 2011 dioperasikannya reservoir Gerilya dan reservoir Banua Anyar serta pembangunan jembatan syphon pertama berlokasi di samping jembatan Banua Anyar.
Pada 2012, diadakan peresmian optimalisasi SPAM Kota Banjarmasin kapasitas 500 liter per detik menjadi 1.000 liter per detik oleh Meteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.

Tahun 2015 uprating IPA 2 dari kapasitas 1.500 menjadi 1.750 liter per detik. kemudian, tahun 2016 pembangunan reservoir kapasitas 4.000 meter di Booster Banua Anyar dan Reservoir kapasitas 1.000 meter kubik di Sungai Lulut. Dan pada tahun 2017 Pembangunan Intake di Sungai Tabuk berikut pemasangan pipa air baku 1.000 milimeter.

“Sejarah berdirinya PDAM Bandarmasih ini harus terus diingat, agar etos kerja kita pun meningkat karena mengingat bagaimana sulitnya perjuangan PDAM Bandarmasih hingga bisa menjadi seperti saat ini,” kata Direktur Utama Ir. Yudha Achmady pada habarpdam, Rabu (16/2/2022).

Ia juga mengatakan, PDAM Bandamasih memiliki visi dalam menjalankan perusahaannya yaitu unggul dalam pelayanan dan pengelolaan air skala nasional berdaya saing global.

BACA  AHM Siapkan 20 Kendaraan Listrik untuk Operasional KTT Presidensi G20

Hal tersebut dapat tercapai dengan melakukan beberapa misi yang telah ditargetkannya yaitu pertama, mengembangkan karyawan profesional berakhlak mulia. Kedua, menjaga ketersediaan sumber daya air baku yang berkelanjutan. Ketiga, memproduksi dan mendistribusikan air minum secara konsisten. Keempat, menerapkan pelayanan prima. Kelima, mengembangkan diverfisikasi usaha.

Nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh PDAM Bandarmasih adalah integritas, disiplin, profesional, komitmen, kepedulian dan kerjasama.

Tidak lupa, Yudha menjelaskan alur produksi dan distribusi air PDAM dari sungai martapura lalu ke intake dan diberi desinfektan lalu proses koagulasi, flokultasi, sedimentasi, menuju proses filtrasi, lalu ke reservoir hingga sampailah ke rumah konsumen.

Keunggulan teknologi produksi PDAM Bandarmasih yaitu streaming current monitor, proses disenfektan menggunakan elektro klorinasi, komputerisasi dengan data center, automatic meter reading, daya panel menggunakan sumber daya listrik.

PDAM Bandarmasih juga memiliki aplikasi android yang digunakan untuk kegiatan operasional PDAM di lapangan seperti pencatatan meter air pelanggan, penutupan dan pembukaan, pasang baru, penanganan gangguan air minum, survey pelanggan, meter air dan pemeliharaan.

“Seiring perkembangan teknologi, PDAM Bandarmasih memiliki aplikasi sendiri untuk meningkatkan kemudahan pelanggan dan petugas,” jelasnya.

BACA  Gekraf Wadah Pelaku Ekonomi Kreatif dan Wirausaha, Rayakan Hari Jadi ke-2

Usia 49 tahun menjadi usia yang matang bagi PDAM Bandarmasih dalam mengembangkan diri, bahkan kini telah bertransformasi menjadi salah satu perusahaan daerah air minum berprestasi di Indonesia. Ini adalah bukti bahwa PDAM Bandarmasih selalu berkomitmen untuk menjadi terdepan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

Deretan prestasi PDAM Bandarmasih yaitu sebagai pada tahun 2004 sebagai citra pelayanan prima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia Megawati Soekarno Putri Sebagai Unit Kerja Pelayanan Publik Percontohan. Tahun 2006 sebagai Citra Pelayanan Prima Penghargaan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono Sebagai Unit Kerja Pelayanan Publik Percontohan.

PDAM Bandarmasih terbaik 3 pada 2012, dan terbaik 2 di tahun 2014 pada Ajang The Provision Of 7 Water Treatmen Plant Operations, Distribution, And Customer Service. (adv/nda/hjh)

Facebook Comments
spot_img

Must Read

Related Articles