Sabtu, September 18, 2021

Ini Perbedaan Tarif Tes PCR yang Berlaku Dibeberapa Negara Asia

Must Read

KALSEL TODAY – Polymerase Chain Reaction atau biasa disebut PCR saat ini merupakan sebuah tes keharusan untuk mendeteksi ada atau tidaknya virus Covid-19 bersarang dalam tubuh.

Bagaimana dengan tarif tes tersebut?. di Indonesia sendiri tarif sekali tes ditetapkan Kementerian Kesehatan RI sebesar Rp. 900 ribu sesuai dengan Surat Edaran No HK/02.02/I/4611/2020 dikeluarkan 18 Desember 2020.

Lalu seperti apa tarif tes PCR di negara lain?. Berikut tim redaksi rangkum harga dibeberapa negara  asia dari berbagai sumber:

  1. Malaysia

Melansir dari Portal Resmi Kementerian Kesihatan Malaysia dan okezone.com harga tes PCR di Negeri Jiran itu berkisar antara 40 ringgit hingga 150 ringgit. Nah, jika di rupiahkan maka berkisar Rp. 136.000 hingga Rp. 510.000.

  1. Singapura
BACA  Jaringan Media Siber Indonesia Catat Dua Rekor Baru MURI

Melalui situs resmi Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan Singapura, Negeri Singa itu menetapkan tarif sekali tes yakni sebesar 160 dolar Singapura.

  1. Thailand
BACA  Arab Saudi Tetap Selenggarakan Ibadah Haji, Jamaah Dibatasi

Lain halnya dengan Negeri Gajah Putih (julukan Thiland), berdasarkan laman resmi Rumah Sakit Internasional Bangkok, Thailand tarif di negara ini berkisaran 3.500 baht (1,5 juta) hingga 6.500 baht (2,8 juta).

Perbedaan harga terjadi karena berdasarkan waktu dan pengambilan hasil tes. Yakni apabila tes dilakukan pukul 09.00 (waktu setempat) hasil diterima pukul 16.30 harga yang berlaku adalah 4.900 baht.

Beda halnya ketika masyarakat melakukan tes PCR pukul 10.00, 11.00, 13.00 dan 14.00 berlaku harga 3.500 baht dengan hasil diterima 24 jam kemudian.

BACA  Jokowi Teken PP, Gaji Pekerja Siap-siap Dipotong untuk Tapera

Nah, tarif 6.500 baht berlaku bagi masyarakat yang melakukan tes antara pukul 02.00 (dini hari) hingga 09.00 dengan hasil diterima keesokan harinya.

  1. India

Melansir Portal berita the Indian Express di negara ini tarif tes PCR disebutkan antara 980 rupee (189 ribu) hingga 1.800 rupee (Rp. 348 ribu).

Perbedaan harga terjadi karena adanya pelayanan yang berbeda, seperti tarif 980 rupee berlaku untuk merekan yang melakukan tes dan memberikan sampel langsung ke laboratorium, sedangkan untuk tarif 1.400 rupee berlaku bagi masyarakat yang melakukan tes di rumah sakit atau pun ditempat pelayanan kesehatan lainnya. Adapun tarif 1.800 rupee tes PCR dilakukan di rumah. (abe)

Facebook Comments

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Warga Miskin Bertambah, F-PKS DPRD Kalsel Sarankan Pemprov Maksimalkan Penyaluran Bansos dan Daya Beli Masyarakat

KALSEL TODAY - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyarankan kepada Pemerintah Provinsi Kalsel untuk memaksimalkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img
Facebook Comments