Arab Saudi Tetap Selenggarakan Ibadah Haji, Jamaah Dibatasi

kalseltoday.co.id, Jakarta–Ibadah Haji tahun 2020 tetap diselenggarakan walaupun ditengah wabah virus Covid-19, hal tersebut diungkapkan Pemerintah Arab Saudi, melalui keterangan Kementerian Luar Negerinya.

“Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memutuskan ada pelaksanaan Ibadah Haji pada tahun 1441 H/2020 M,” mengutip keterangan tertulis Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Selasa (23/6/2020).

Walau demikian pelaksanaan Rukun Islam ke-5 tersebut jumlahnya dibatasi dan untuk warga negara luar yang sudah tinggal di Arab Saudi.

“Jumlah jemaah sangat terbatas. Warga negara luar yang sudah tinggal di Arab Saudi, dapat melakukannya (ibadah Haji),” lanjut keterangan tersebut.

Selain pembatasan jamaah pelaksanaan ibadah Haji tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sebelumnya, Arab Saudi telah membuka kembali masjid-masjid di Makkah pada Minggu (21/6/2020) lalu setelah tiga bulan ditutup akibat pandemi Covid-19.

Hingga 23 Juni 2020 tercatat ada 161.005 kasus Covid-19 di Aran Saudi dari jumlah tersebut 105.175 diantaranya dinyatakan sembuh dan 1.307 dinyatakan meninggal dunia, data tersebut dilansir dari Worldometers.

Seperti kita ketahui Pemerintah Indonesia melalui Meteri Agama Fachrul Razi telah mengumumkan meniadakan pelaksanaan ibadah Haji tahun 2020 pada Selasa, (2/6/2020) lalu.

Pada tahun ini Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 orang, namun yang baru melakukan pelunasan hingga Selasa (19/5/2020) baru 188.375 orang.

Foreign Ministry 🇸🇦 (@KSAmofaEN) menge-tweet pukul 2:22 AM on Sel, Jun 23, 2020: #Statement issued by the Ministry of Hajj and Umrah regarding Hajj of 2020

Penulis: Iqbal
Editor: Abe

Facebook Comments