Isna Farida: “Bukan Pemotongan Insentif”

Foto: RSUD H. Boejasin Tala yang baru terletak di daerah Sarang Halang, Pelaihari

 

kalseltoday.co.id, Tanah Laut–Adanya pemberitaan tentang adanya pemotongan dana insentif untuk nakes menjadi sorotan dikalangan masyarakat Tanah Laut.

Kami mencoba mengkorfirmasi terkait pemberitaan tersebut kepada pihak RSUD H. Boejasin Tala dan berhasil menghubungi Direktur RSUD H. Boejasin Tala Isna Farida.

Dalam keterangan yang diterima, Isna Farida menyebutkan bukan bentuk pemotongan insentif namun perbedaan jumlah insentif yang ditransfer ke rekening masing-masing disisihkan sebagian untuk teman-teman mereka yang tidak dapat.

“Menyikapi jumlah dana yang dialokasikan untuk pembayaran insentif di RSUD Hadji Boejasin oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut yang berkurang dari nominal sebelumnya, dikarenakan dana yang tersedia juga terbatas,” ujarnya.

Lebih lanjut Isna menjelaskan bahwa jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas sama yakni sebanyak 74 nakes, sedangkan dana untuk bulan September yang tersedia hanya untuk 40 nakes, sehingga pihaknya menyampaikan usulan agar mereka yang menerima insentif rela berbagi kepada nakes lain yang tidak menerima karena mereka ikut bertugas juga.

“Sementara jumlah nakes yang bertugas tetap sama, kami menyampaikan satu usulan kepada para nakes agar mereka yang menerima insentif rela berbagi kepada nakes lain yang tidak menerima padahal juga ikut bertugas. jumlah nakes yang selama ini menerima sebanyak 74  orang, untuk bulan September ini hanya ada dana Untuk 40 orang,” jelasnya Isna saat dihubungi Selasa malam (29/12/2020).

“Dalam hal ini kami sampaikan jauh hari dimana dana insentif itu sendiri belum dibayarkan oleh Dinas Kesehatan, bahkan sampai berita tersebut beredar, dana insentif tersebut sebetulnya masih berproses di Dinas Kesehatan. Karena dana tersebut merupakan dana APBN yang disalurkan ke daerah dalam bentuk DAK Non Fisik (Dana BOK) yang ada di Dinas Kesehatan, dan dana insentif ini adalah Dana BOK Tambahan yang sesuai  arahan Pemerintah Pusat melalui kementerian Kesehatan dan kementerian keuangan khusus untuk insentif nakes. RSUD Hadji Boejasin hanya menyampaikan usulan. Terkait jumlah dana dan jumlah nakes yang dibayarkan semua keputusan Dinas Kesehatan dan dana yang dibayarkan akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing yang menerima,” jelasnya lagi.

Facebook Comments